Wonosobo, Rabu-Kamis, 20-21Agustus 2025 – Universiti Sains Islam Malaysia (USIM) dan Universitas Sains Al-Qur’an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo melaksanakan kegiatan seminar Internasioanal dengan tema “Menggilap potensi Mahasiswa melalui Pengantarabangsaan Latihan Industri ” dengan narasumber Dr. Samsul Munir, MA dari Program Studi Komunikasi Penyiaran Islam FKSP UNSIQ dan Dr. Suhailiza Md. Hamdani dari Program studi Dakwah Fakultas Kepemimpinan dan Manajemen. Kegiatan tersebut dibuka oleh Kepala Unit Penjaminan Mutu FKSP Bapak Insan Mahmud, SE, M.Si dengan sambutan bahwa kerjasama USIM dan UNSIQ merupakan wujud kolaborasi global untuk mendunia dengan Al-Qur’an. Rangkaian kegiatan diikuti oleh 100 Mahasiswa dari USIM dan FKSP UNSIQ serta santri Pondok Pesantren Ar-Ridwan yang dilanjutkan dengan program pertukaran budaya di Pondok Pesantren Ar-Ridwan, Selomerto, Wonosobo.
Acara kolaborasi Program Studi Dakwah USIM dan Program Studi Komunikasi Penyiaran Islam UNSIQ menghadirkan rangkaian kegiatan keagamaan dan kebudayaan yang bertujujuan mempererat hubungan antara Malaysia dan Indonesia. Para mahasiswa dan santri berkolaborasi dalam kegiatan Sholawatan dan Zikir Barat yang menghadirkan suasana religius, hangat dan penuh kekhusyukan.
Selanjutnya, para peserta dari USIM juga mengikuti permainan tradisional bersama mahasiswa FKSP UNSIQ dan santri Ar-Ridwan, yang bertujuan memperkenalkan kembali kearifan lokal serta membangun kesadaran Bersama bahwa budaya adalah alat pemersatu bangsa dengan persaudaraan lintas negara satu rumpun melalui interaksi yang ringan dan penuh kegembiraan.
Perwakilan mahasiswa USIM menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata diplomasi budaya yang ditujukan untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah sekaligus memberi ruang bagi generasi muda untuk memahami tradisi keagamaan dan kebudayaan serumpun. Dekan FKSP Bapak Moh Amin, M.Pd.I menyampaikan bahwa kedepan kolaborasi kegiatan dengan USIM akan di tingkatkan dalam bidang pengajaran, penelitian dan pengabdian Bersama. Rektor UNSIQ Dr. Z. Sukawi menambahkan bahwa program serupa akan terus dikembangkan guna meningkatkan jejaring akademik dan kebudayaan internasional.Kegiatan ditutup dengan doa bersama serta komitmen kedua universitas untuk melanjutkan kerja sama di bidang pendidikan, riset, dan kebudayaan




